Halo gaes
kita ketemu lagi nih, kali ini saya akan membahas tentang matriks. Disini saya
akan membahas definisi matriks, operasi pada matriks, syarat matriks dan contohnya. Oke kita langsung aja ke
materiya yuk.

Definisi Matriks
Matriks adalah kumpulan bilangan
yang disusun secara baris “i” dan kolom “j” yang letaknya diantara dua buah kurung. Suatu
matriks dinotasikan dengan huruf kapital. Bilangan – bilangan yang membentuk
sebuah matriks disebut elemen matriks. Sebuah matriks mempunyai ukuran yang
disebut ordo. Ordo matriks berbentuk m x n dengan m sebagai banyak baris dan n
sebagai banyak kolom.
Syarat – syarat suatu
matriks :
- Ordo matriks A sama dengan ordo matriks B
- Semua elemen yang terletak pada matriks A dan matriks B mempunyai baris dam kolom yang sama.
Operasional Matriks
Penjumlahan
Penjumlahan matriks hanya dapat
dilakukan apabila suatu matriks mempunyai ukuran (orde) yang sama. Artinya, semua
matriks yang dijumlahkan harus memiliki jumlah baris dan kolom yang sama. Contoh
cara melakukan operasi penjumlahan pada matriks:

contoh soal :
Pengurangan
Sama
seperti penjumlahan matriks, pengurangan matriks hanya dapat dilakukan apabila
suatu matriks mempunyai ukuran yang sama yaitu jumlah baris dan jumlah kolom
harus sama. Jika ukurannya berbeda maka hasil matriks tidak terdefinisikan. Contoh
cara melakukan operasi pengurangan pada matriks:

contoh soal :
Perkalian matriks dengan skalar
Cara
melakukan operasi skalar pada matriks adalah dengan mengalikan semua
elemen-elemen matriks dengan skalarnya. Jika k adalah suatu konstanta dan A
adalah matriks, maka cara melakukan operasi perkalian skalar dapat dilihat
melalui cara di bawah.
contoh soal :
Perkalian matriks dengan matriks
Syarat
pada perkalian matriks ini adalah jumlah kolom pada matriks pertama sama dengan
jumlah baris pada matriks kedua.

Maka perkalian dua matriks A x B dapat diperoleh dengan cara di bawah.

contoh soal :
Jenis – jenis matriks
Berdasarkan jumlah baris dan kolom :
- Matriks baris adalah matriks yang hanya terdiri atas satu baris.
- Matriks
kolom adalah matriks yang hanya terdiri atas satu kolom.
- Matriks
mendatar adalah matriks yang jumlah kolom lebih banyak dari
jumlah baris.
- Matriks tegak adalah matriks yang memiliki jumlah baris lebih banyak dari jumlah kolom.
Berdasarkan pola
elemennya :
- Matriks identitas adalah matriks persegi yang elemen-elemen diagonal utamanya adalah 1, sedangkan yang lainnya nol. Contoh :
- Matriks nol adalah matriks yang semua elemennya nol. Contoh :
- Matriks skalar adalah matriks yang elemen-elemen diagonal utamanya sama, sedangkan elemen lainnya nol. Contoh :
- Matriks diagonal adalah matriks yang elemen-elemen di luar diagonal utamanya nol. Contoh :
- Matriks segitiga atas adalah matriks persegi yang elemen-elemen di bawah diagonal utamanya nol. Contoh :
- Matriks segitiga bawah adalah matriks persegi yang elemen-elemen di atas diagonal utamanya nol. Contoh :
Transpose matriks adalah matriks yang disusun dengan cara menukarkan baris menjadi kolom dan sebaliknya kolom menjadi baris. Contoh :



